Semua berawal dari perkataan om quw tentang sedekah. Dia bercerita tentang Ustad Yusuf Mansur yang menganjurkan sedekah untuk mendapatkan tujuan kita. Dalam kondisinya, dia ingin segera naik haji dan segera selesai s3X namun belum tercapai. Ia pun mulai bersedekah berdasarkan jumlah nominal uang yang ia perlukan untuk mendapatkan semuanya. Dia sering nyumbang panti asuhan, mengisi kotak amal dimasjid jika sholat dimasjid,dan tak lupa berdoa meminta ke pada Alloh,alhamdulillah semuanya tercapai sampai bisa kuliah keamerika n istrinya pun juga begitu hingga bisa menjadi kepala puskesmas.
Karena penasaran dengan Ustad Yusuf Mansur yang telah membuat om saya sangat terinspirasi itu, saya pun segera mencari informasi tentang Ustad Yusuf Mansur. membaca karangan bukunya,pokoknya bagus2 deh,akhirnya saya menemukan film “Kun FayaKuun” yang dibuat oleh Ustad Yusuf Mansur. Film ini bercerita tentang kehidupan seorang tukang kaca yang jauh dari mencukupi, namun tukang kaca itu tidak berputus asa dari rahmat Allah dan ia tetap bersedekah meskipun kekurangan.
Film ini sangat menginspirasi saya sehingga malam itu juga saya memutuskan besok pagi saya akan naik bis ke kekampus agar bisa membeli banyak barang yang ditawarkan ke orang2 di dalam bis dengan maksud sedekah dan kalo kemasjid tidak lupa ngisi kotak infak, dan tak lupa pula selau berkata jujur bila temen bertanya soal masalah2 mereka, apalagi kalo nanya tentang komputer,alhamdulilah saya ngerti yah walaupun saya Cuma tau sedikit2.